Ikat by didiet maulana

Instead, she made sure that her name, position and influence match suitably in following the exemplary footsteps of her grandmother to achieve the very best at her field of work. Facebook account: Indonesian Ikat swag cardigans and airy dresses by Didiet Maulana http: Abu Bakar berharap para perajin tak hanya memproduksi kain, tetapi mampu mendesain dan menjahit menjadi pakaian dengan mode mutakhir.

Kekayaan tenun ikat dihasilkan dari karya kreatif masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Stay creative and beautiful inside out, dearest Aerin! Her eponymous label has been hugely successful and influential, and has helped her to get onto the list of Forbes 30 Under 30 Asia.

Kearifan lokal yang berkembang di kota Kediri tersebut dituangkan pada motif-motif baju casual untuk perempuan sebanyak 16 look. She is the first person to feature hijab headscarves in every look at New York Fashion Week, which paves her way as an internationally-acclaimed fashion designer.

Known for his romantic but modern collections, his first fashion line BIYAN is still one of the most-sought fashion brands since its launch inwhen he first got back to Indonesia after studying fashion and working in Europe for 15 years. Saat ini ikat by didiet maulana Kediri terdapat lebih kurang 11 pemilik usaha tenun yang menyerap pekerja.

Since the past few years, there are notable Indonesian designers which have been crafted wearable Indonesian textile not just for the hot summer season but also for the rainy autumn and snowy winter seasons. An expert in making the best out of geometric patterns and structures, Didiet is able to create one-of-a-kind fashion pieces that gets him recognized by fashionistas and celebrities.

Tak ketinggalan penampilan trio Ubiet Raseuki menjadikan acara ini lebih meriah. Abu Bakar mencontohkan, dalam sebuah kegiatan pameran, harga tenun Kediri hanya dibanderol Rp ribu per potong. Warna juga menantang untuk dipadukan," ungkapnya. In addition to that, he also started a ready-to-wear fashion line in Jakarta in Orang-orang perantauan keturunan Arab dan Tionghoa yang tinggal di kota Kediri disebut-sebut sebagai cikal bakal dari pengusaha tenun ikat.

Now, do not be afraid to play a bit of mix and match with your Indonesian textile attire. When he first debuted in Jakarta Fashion Week inhis delicate avant-garde collection stole the hearts of many.

Lebih jauh, Didiet juga sukses memopulerkan tenun melalui kerja samanya dengan berbagai institusi. From ethnic-inspired to more international designers, discover the best Indonesian fashion designers you should know.

Ini tampak pada sejumlah motif khas tenun ikat Kediri seperti ceplok, kawung, tirto tirjo, kuncup, es lilin, bunga, gelombang air, dan motif abstrak. Didiet mencoba mengkawinkan tenun dengan motif Mickey Mouse melalui tiga aspek, diantaranya tren seni saat karakter Mickey Mouse lahir pada yakni art deco.

Ikatan Indonesia berubah menjadi pakaian tema urban yang keren Serial mode Senandung Nusantara merupakan singkatan dari kebebasan dan gaya hidup perkotaan.

Warna itu mencerminkan eksotisnya nuansa warna menjelang purnama.

FASHION WEEK: Didiet Maulana Luncurkan Busana Tenun Ikat Terbaru

Di mata Didiet Maulana, tenun ikat Kediri memiliki ciri khas dan karakter kuat dengan pola geometris kontras dan berani. Hal lainnya adalah mengkombinasikan Mickey Mouse yang ikonik dan memiliki karakter kuat dengan tenun ikat.

Melalui kepiawaiannya dalam merancang, dia sukses mengeksplorasi tenun menjadi bahan yang familier untuk dikenakan seharihari dan kesempatan spesial lainnya. Sebagian motif diambil dari simbol kisah romansa klasik Raden Panji dan Dewi Sekartaji yang hidup di zaman Kerajaan Kediri.

Pada event fashion tersebut, diperkenalkan khasanah wastra Nusantara dari kota Kediri yang berupa tenun ikat. Seragam tenun rancangan Didiet ini berasal dari perajin di Desa Troso, Jepara.

Kalau untuk busana pria, katanya, dia merancang busana yang bisa dia pakai sendiri, karena pria tidak mau memakai warna yang minor. Baca Juga: Dengan bahan dan motif tersebut, tak sulit bagi Didiet Maulana untuk mendesain 24 pakaian dalam peragaan busana tersebut.

One thing to keep in mind if you do so is to decide which part of your attire that you wish to flaunt as the center of attention. Juanita Senoadji.

Your browser is blocked.Please change browser!!!

Regardless of the season, Indonesian textile cloths and accessories will shine above the rest! Envyme Leatherwork, Facebook page: Growing up in the 90s, I have always adored her impeccable taste and class in style.IKAT Indonesia by Didiet Maulana once again held a fashion show in conjunction with Plaza Indonesia during Ramadhan in Style event.

Through the title of the “Surya” collection, IKAT Indonesia by Didiet Maulana brings a ready to wear collection that is mixed with fashion modest look, representing the dynamism of the young generation that exudes warmth and optimism. JAKARTA - Berkat tangan kreatif, desainer Didiet Maulana berhasil menciptakan beragam item fashion dengan tema Mickey Mouse.

Melalui brand IKAT Indonesia, koleksi ini merupakan hasil kerjasama dengan Disney Indonesia dalam rangka perayaan ulang tahun ke Mickey Mouse.

Didiet Maulana. Good morning! Apply your perfume/eau de parfume to these points — namely, the inner wrists, the base of the throat, behind ear lobes, in the chest, behind knees, and the inner elbows. · Program yang menyuguhkan berita atau informasi menarik dari dunia entertainment, di dalam dan luar negeri berdasar pada fakta dan informasi.

Program ini. ancientmarinerslooe.com, Jakarta Didiet Maulana mengadirkan harmoni Ikat Indonesia yang indah dari 12 busana bertajuk Senandung Nusantara di London. Konsep rancangan diambil dari keberagaman tekstil nusantara dengan berbagai perbedaan corak dan siluet namun diolah menjadi sebuah keselarasan.

Nicholas Saputra, Agus Ringgo, Anjasmara, Ikat Fashion Designer Didiet Maulana, Novelist, screen-play writer Asma Nadia, Celebrity chef Farah Quinn, Film Director Nia Dinata. Dr.

Ikat by didiet maulana
Rated 0/5 based on 74 review